Urunan untuk Flores: Bantu Keluarga Terdampak Gempa Flores
Bencana Alam
Rp 10,165,009
telah terkumpul dari Rp 500,000,000
36 Donatur
Bagikan Campaign
Deskripsi Campaign
IDEP Selaras Alam menggalang dukungan untuk membantu keluarga terdampak gempa di Flores melalui jejaring dan mitra lokal yang berada di wilayah bencana.
Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur. Per 17 Agustus, gempa telah menewaskan 68 orang, menyebabkan kerusakan pada rumah dan fasilitas publik, serta membuat ribuan warga di 7 kabupaten mengungsi dan menghadapi gempa susulan yang masih terjadi. Akses menuju sejumlah wilayah juga terdampak longsor dan kerusakan infrastruktur.
Respons Cepat melalui Mitra Lokal
Untuk mempercepat penyaluran bantuan, IDEP Selaras Alam menggalang dukungan publik yang akan disalurkan melalui mitra lokal yang telah dipercaya dan memiliki akses langsung ke wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.
Mitra di lapangan melakukan asesmen kebutuhan utama, mengidentifikasi prioritas bantuan, dan mendistribusikan bantuan secara cepat kepada keluarga yang membutuhkan. Skema ini memungkinkan bantuan bergerak cepat dengan memanfaatkan jejaring yang sudah berada di wilayah terdampak.
Kondisi Wilayah Sasaran
1. Kecamatan Reok dan Reok Barat (Kabupaten Manggarai):
Wilayah Reok dan Reok Barat menjadi salah satu fokus respons IDEP di Kabupaten Manggarai. Asesmen awal dari jejaring lokal di Reok dan Reok Barat menunjukkan kondisi kerusakan yang berat. Lebih dari 40 rumah dilaporkan roboh di Reok, sementara ratusan rumah lainnya mengalami kerusakan sedang.
Di Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, data sementara mencatat 4 orang meninggal dunia dan 17 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 4 orang luka berat dan 13 orang luka ringan. Hampir seluruh rumah warga di desa tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Banyak anak berada di sekitar lokasi pengungsian. Kebutuhan prioritas yang teridentifikasi meliputi popok, susu bayi, minyak telon, tisu basah, serta kebutuhan esensial bagi perempuan dan anak. Di Paralando, kebutuhan mendesak juga mencakup tenda pengungsi, sembako, obat-obatan dan tenaga medis, air minum bersih, bahan makanan sehat, serta bahan bakar untuk kebutuhan penerangan. Listrik di wilayah tersebut masih padam total.
Di Reok terdapat tiga posko umum, dengan satu posko yang saat ini berjalan secara maksimal. Pos pengungsian di Kompleks Pendidikan Barangkolo menjadi salah satu titik dengan koordinasi bantuan yang lebih terpusat dan menjadi pusat aktivitas bantuan. Sejumlah organisasi dan lembaga juga telah menghubungi jejaring lokal untuk mendukung respons di wilayah tersebut.
Di pos pengungsian Lapangan Golo Sita, masyarakat menghadapi kesulitan air dan telah menerima bantuan dari beberapa pihak. Sementara itu, pemetaan lebih lanjut di pos pengungsian Kelurahan Wangkung masih dibutuhkan karena informasi mengenai kondisi dan penyaluran bantuan di wilayah tersebut masih terbatas.
Kondisi akses turut menjadi perhatian. Jalan di sejumlah lokasi sempat terdampak longsor dan jaringan komunikasi baru kembali stabil pada sore hari. Pemerintah Kabupaten Manggarai juga membuka sementara ruas Ruteng–Reo dengan bantuan alat berat untuk mendukung distribusi logistik dan BBM.
2. Kecamatan Lamba Leda Timur (Kabupaten Manggarai Timur):
Di Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, tercatat sebanyak 242 keluarga mengungsi. Laporan BPBD juga mencatat kerusakan rumah warga di Desa Benteng Rampas dan Desa Compang Raci.
Desa Wejang Mawe, Kec. Lamba Leda Timur, Kab. Manggarai Timur (Foto oleh Gunsi Nawur)
Informasi langsung dari warga menunjukkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini meliputi tenda darurat, sembako, dan obat-obatan. Kondisi listrik masih belum stabil, dengan listrik yang mati dan menyala secara bergantian, sehingga warga mengalami kesulitan mendapatkan penerangan.
Warga juga melaporkan adanya korban luka, termasuk patah tulang, yang menurut informasi sementara belum mendapatkan penanganan medis. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam respons darurat, terutama untuk memastikan warga yang membutuhkan dapat segera memperoleh layanan kesehatan.
Secara lebih luas, 2.681 keluarga tercatat mengungsi di Kabupaten Manggarai Timur, tersebar di 12 kecamatan. Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur menetapkan status siaga darurat bencana gempa bumi selama 30 hari, sejak 15 Agustus hingga 4 September 2026.
Posko Kampung Damer, Desa Satar Padut, Kec. Lamba Leda Utara, Kab. Manggarai Timur (Foto oleh Else Poseng)
Kebutuhan Mendesak
Berdasarkan informasi dari lapangan, terdapat beberapa kebutuhan mendesak yang saat ini menjadi prioritas bagi masyarakat terdampak, meliputi kebutuhan pangan, peralatan dapur, serta kebutuhan dasar lainnya, yaitu:
Pangan & Peralatan Dapur
- Beras, telur, sayuran, minyak goreng, bumbu dapur, peralatan dapur
Air dan Sanitasi
- Air bersih, tandon air, perlengkapan sanitasi, toilet portabel, kantung sampah
Pengungsian
- Tenda pengungsi, terpal, velbed, selimut, tikar/matras
Kesehatan
- Obat-obatan, perlengkapan P3K, tenaga medis
Kebutuhan perempuan, bayi-balita, dan lansia
- Pembalut, popok bayi, popok untuk lansia, susu untuk ibu hamil, susu untuk bayi dan balita, minyak telon, tisu basah
Energi & penerangan
- Lampu panel surya (solar panel), genset, BBM untuk genset, senter dan baterai
Bagaimana Dana Disalurkan?
Dana yang terkumpul melalui penggalangan ini akan dikelola oleh IDEP Selaras Alam dan disalurkan melalui mitra lokal yang bekerja di masing-masing wilayah terdampak.
Alur respons:
Donasi publik → IDEP Selaras Alam → Mitra lokal → Asesmen kebutuhan → Pengadaan dan penyaluran bantuan → Monitoring dan pelaporan
IDEP bersama mitra akan menentukan prioritas penggunaan dana berdasarkan hasil asesmen dan perkembangan kebutuhan di lapangan. Pendekatan ini memungkinkan bantuan disesuaikan dengan kondisi setiap wilayah dan menjangkau keluarga yang membutuhkan secara tepat waktu.
Donasi Anda membantu IDEP dan mitra lokal menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan keluarga terdampak di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.
Mari dukung keluarga terdampak gempa Flores dalam masa darurat dan pemulihan.
Informasi lokasi, kebutuhan, penerima manfaat, dan penyaluran bantuan akan diperbarui berdasarkan perkembangan asesmen di lapangan.
Informasi Campaigner
Campaigner
Yayasan IDEP Selaras Alam
Campaigner Terverifikasi
Social Media Campaigner
Informasi Lainnya
| Provinsi | BALI |
|---|---|
| Kabupaten/Kota | KAB. GIANYAR |
Kabar Campaign
Penyaluran Bantuan - Fase 1
19 September 2026
Para Donatur
Anonymous
Pada 15 Oktober 2026
Telah Berdonasi
Rp 100,000Anonymous
Pada 22 September 2026
Telah Berdonasi
Rp 100,000Anonymous
Pada 6 September 2026
Telah Berdonasi
Rp 20,000Theresia
Pada 31 Agustus 2026
Telah Berdonasi
Rp 100,000Anonymous
Pada 31 Agustus 2026
Telah Berdonasi
Rp 100,000Do'a dan Pesan Donatur
Anonymous
Pada 31 Agustus 2026
Semoga dapat membantu. Lekas sembuh Flores dan saudara-saudara kita yang terdampak. Semoga selalu di lindungi Tuhan Yang Maha Esa.
Anonymous
Pada 29 Agustus 2026
Bismillah semoga bermanfaat
Anonymous
Pada 28 Agustus 2026
Semangat teman teman ku di timor. Semoga bisa sedikit membantu
Sedikit Menjadi Bukit
Pada 27 Agustus 2026
Lekas membaik dan terberkati selalu. Semoga kita bisa melewati masa caruk maruk Indonesia saat ini!
Nada Alifia Susandi
Pada 26 Agustus 2026
Yaallah bantulah saudara2ku..
Laporkan Campaign
Menemukan sesuatu yang mencurigakan tentang campaigner ini? Laporkan kepada kami.